Perempuan datang atas nama cinta
Bunda pergi karena cinta
Digenangi air racun jingga adalah wajahmu
Seperti bulan lelap tidur di hatimu
yang berdinding kelam dan kedinginan
Ada apa dengannya
Meninggalkan hati untuk dicaci
Lalu sekali ini aku melihat karya surga
dari mata seorang hawa
Ada apa dengan cinta
Tapi aku pasti akan kembali
dalam satu purnama
untuk mempertanyakan kembali cintanya..
Bukan untuknya, bukan untuk siapa
Tapi untukku
Karena aku ingin kamu
Itu saja.

 

(Puisi Rangga untuk Cinta dalam Film Ada Apa Dengan CInta-AADC)

Ini namanya egoistik dong ya: “Karena aku ingin kamu, Itu saja.”

suka aja sama puisi ini, butuh penafsiran dan berat. Apalagi membayangkan seorang Nicholas Saputra yang membacanya dengan mata yang tajam.

Hei ada bulan di puisi itu, *seakan tersihir dengan kata-kata bu-lan*